>Souvenir pernikahan : perlu atau tidak sebenarnya..?

>

Mungkin banyak yang menganggap bahwa tidak perlu ada souvenir dalam sebuah resepsi pernikahan, tapi tidak sedikit juga yang beranggapan bahwa memberikan sebuah souvenir bagi setiap undangan yang hadir adalah sebuah kewajiban.
Sekarang mari kita sedikit membayangkan, sebuah resepsi pernikahan yang dilangsungkan di sebuah gedung yang tergolong mewah di sebuah kota, dengan undangan yang berasal dari berbagai golongan dengan gaya yang berbeda-beda, ketika sang undangan tersebut menuju penerima tamu dan mengisi buku tamu, setelah itu langsung menuju tempat duduk yang tersedia, mungkin rasanya sedikit aneh jika tidak ada sesuatu yang diberikan oleh tuan rumah kepada undangan tersebut. Sesuatu yang menandakan atau mewakili ucapan terima kasih atas kehadiran dan doa restu yang diberikan oleh undangan kepada keluarga mempelai. Ya.. biasanya hal tersebut diwakili oleh sebuah souvenir.

Maka, tak heran bila calon pengantin atau kerabat dekat dari calon pengantin menjelang acara resepsi pernikahan disibukkan untuk memburu souvenir di pasar-pasar yang menyediakannya atau berbelanja secara online di situs yang menjual souvenir tersebut.
Dari beberapa kejadian yang sempat dialami atau mungkin juga dialami oleh pembaca, Jika anggaran untuk pembelian ini tidak begitu besar apalagi jika sebelumnya tidak dianggarkan, ternyata mencari souvenir yang cocok dengan harga yang sesuai ukuran kantong itu tidaklah mudah walau mungkin juga tidak terlalu sulit.
Sebenarnya ada beberapa tips dalam mencari souvenir (tips ala yasmina souvenir tentunya  )
  1. Carilah souvenir yang unik dan lucu yang sifatnya tidak umum dan jarang ditemui di acara yang sejenis tentunya harganya juga harus terjangkau,
  2. Pastikan bahwa souvenir yang kita beli tersebut memiliki nilai manfaat, sehingga akan terus dipakai oleh si penerima, jangan hanya membeli souvenir yang murah tapi tidak memiliki nilai manfaat, ambil contoh: pemotong kuku yang murahan, apabila dipakai bukan kukunya yang putus tapi malah pemotong kukunya yang rusak. (ini pernah saya temukan kasus ini)
  3. Apabila tidak ingin dipusingkan mencari souvenir, buatlah undangan yang sifatnya dapat menjadi undangan sekaligus souvenir, jadi dengan mengirimkan undangan tersebut seolah-olah kita telah memberikan souvenir kepada si penerima undangan.
Demikian beberapa tips dalam mencari souvenir untuk sebuah acara pernikahan dan yang dapat menjawab pertanyaan dari judul diatas adalah kita sendiri. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s